Selasa, 03 November 2015

JODOH!

Jodoh?  Jika ada yang bertanya.
Bagaimana aku memandang perkara jodoh?  Maka akan aku jawab:  "Bagiku sama saja engkau menanyakan keyakinan ku tentang kematian "


Jodoh dan kematian adalah rahasia-Nya yang tersembunyi dalam takbir keghaiban-Nya, dan tersimpan dengan indah dalam tiap lembar daun Lauhul Mahfuzh, lalu apa yang ku khawatirkan?  Dan mengapa pula aku harus mengejar?


Tidak....
Aku tidak sudi!
Kukatakan padamu wahai para wanita
Perhiasan terindah dunia....


Jangan pernah mengobral murah kehormatan mu untuk hal yang engkau sendiri tidak yakin kehakikiannya?  Pahamkah engkau Maksud ku?.


Kutanyakan padamu, pernahkah engkau jatuh cinta?  Ku akui aku pun juga pernah, tapi tak pantas bagi kita untuk mengumbar rasa itu,apalagi rasa itu dibingkai dengan hubungan PACARAN?


Rasa yang entah akan berlabuh dimana lalu, pikirkan jika dia yang engkau cinta, yang mengganggu tidurmu, membuatmu menangis karena rindu, ternyata bukan atau mungkin tak akan pernah menjadi pendampingmu atau bukan engkau yang dia pilih?


Tak malukah?
Tak malukah?
Lalu masih mampu engkau tatap wajah suamimu kelak dengan cinta yang seutuhnya?
Jika ternyata dahulu kau pernah menaruh separuh hatimu pada lelaki lain?


Wahai para lelaki, tak cemburu kah?
Tak cemburu kah?
Tak cemburu jika wanita yang saat ini engkau pilih, kelak sedang menyerahkan hatinya pada lelaki selainmu?
Tak sakit kah? Bila ketika bersama mu ternyata dia tengah membandingkan mu dengan sosok lain dalam hatinya?


Tak sakitkah?
Tak sakitkah ?
Tak cemburu kah?


Jika kau, para lelaki menjawab "YA " maka itu pula yang wanita rasakan. Tak akan pernah bosan ku ingat kan, bahwa yang akan berlaku tetaplah ketetapan-Nya. Sekuat apapun usaha kalian jika tidak sejalan dengan kehendaknya maka tak akan pernah terjadi.


Lalu ,buat apa kalian mubazirkan waktumu?
Untuk apa kau kuras energi?
Karena apa kau habiskan air matamu?
Untuk orang yang belum menjadi milikmu untuk apa?


Dan ketika sudah terangkai indah dalam kerangka kehalalan dalam ikatan pernikahan yang disebut "MITSAQAN GHALIZHAN " dan tak akan pernah ada ragu kukatakan bahwa cintaku utuh tak TERSENTUH:)




Sumber: Teladan Rosul

1 komentar: